Senin, 17 November 2014

Pencitraan Positif

Pencitraan adalah ketika seorang berusahaa memberikan citra/image positif dimana orang yang melihatnya. Sebenarnya “pencitraan” merupakan bentuk halus dari sebuah kata makian yang kita kenal sejak lama, yaitu “cari muka”, bedanya pencitraan dilakukan pada saat dimana penilaian akan dilakukan.
Contohnya :
Ir. Joko Widodo (yang sering disapa Jokowi) sebelum menjabat sebagai presiden, beliau menjabat sebagai walikota Solo mempunyai citra yang positif karena dianggap berhasil mengayomi masyarakat Solo. Sikap yang ditunjukkan Jokowi salah satunya dukungan Jokowi terhadap siswa SMK yang membuat mobil asemka. Beliau menunjukkan apresiasinya dengan menggunakan mobil asemka menjadi mobil dinas. Dari sikap yang ditunjukkan oleh Jokowi sebagai pemimpin organisasi menimbulkan citra positif . karena citra positif dari Jokowi dipandang positif maka secara tidak langsung masyarakat menilai bahwa pemerintahan Kota Solo yang dipimpin Jokowi juga memiliki citra positif. Citra positif Jokowi terbentuk karena media menginformasikan sisi positif dari Jokowi, padahal belum tentu masyarakat awam mengetahui secara keseluruhan bagaimana sistem pemerintahan kota Solo tersebut.
Citra baik dibutuhkan untuk sebuah penilaian yang baik, masalnya citra merupakan sesuatu yang dapat dibuat atau diciptakan. Namun, pencitraan akan jadi sia-sia ketika anda tidak konsisten dalam menerapkannya. 

Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/02/25/lzy4jh-jokowi-desak-pemerintah-serius-dukung-mobil-esemka